Mengapa bimbang?
Bukankah hari yang bertahun kau tunggu akan datang?
Mestinya tangis tak perlu lagi tumpah
Cukuplah sudah di penghujung malammu yang basah
Mengapa takut?
Bukankah ketakutan sudah kau buang sejak pertama keluar dari rumah?
Mestinya kau tegakkan kepala
Keberanianmu adalah senjata
Mengapa lemah?
Bukankah kau sudah terlatih menahan sakit di luar kesanggupanmu?
Mestinya tak ada yang bisa membunuhmu sekarang
Kekuatanmu terlalu sulit untuk dilawan
Jika kau lelah maka bersandarlah pada doa mereka yang mencintaimu
Jika kau penat maka tengoklah lagi foto usang itu
Jika kau rindu maka temuilah mereka dalam doamu
Jika kau merasa hancur maka bacalah kalimat demi kalimat surat cinta dari Tuhanmu
Jangan bimbang!
Jangan takut!
Jangan lemah !
Tuhan bersamamu, Ia lebih dekat dari nadimu...
Bekasi, 27 Januari 2014